Fabio Capello Rasa Romelu Lukaku Bukanlah Bintang Level Dunia

Fabio Capello Rasa Romelu Lukaku Bukanlah Bintang Level Dunia

Mantan juru tak-tik tim nasional Inggris Fabio Capello memandang ujung tombak baru Inter Milan Romelu Lukaku bukan ujung tombak level dunia. Mantan juru tak-tik AS Roma ini malah lebih memuji Alexis Sanchez, Sabtu (7/9).

“Lukaku memang ujung tombak spektakuler namun ia bukanlah bintang level dunia, namun Alexis Sanchez dapat membikin perbedaan apabila ia ingin, ” tutur Capello sebagaimana dilansir Football5star. com dari Football Italia.

“Lukaku punya pergerakan yang amat baik. Ia menyarangkan 2 goal, 1 dari penalti dan 1 lagi cuma blunder seorang penjaga gawang, ” tutur Capello.

Justru tutur Capello, malah Alexis Sanchez yang punya kemampuan dan perbedaan yang dapat membikin Inter Milan dan Lukaku amat mematikan di kampanye musim ini.

“Sanchez punya kemampuan dan di banyak laga ia dapat membikin perbedaan, apabila ia ingin. Ini kayak yang dikerjakan Franck Ribery di Fiorentina, ” lanjutnya.

Di sisi lain untuk Capello, klub-klub di Serie A musim ini dia lebih mengagumi dengan komposisi bintang Lazio. Berdasarkan mantan juru tak-tik tim nasional Rusia ini, Lazio bisa perlihatkan permain paling baik di 2 pertandingan Serie A.

“Saya mengagumi Lazio. Mereka main dengan lumayan bagus di 2 laga. Tim mereka punya pondasi yang hebat untuk kompetitif, ” jelasnya.

Lionel Messi Mau Argentina Pertahankan Momentum

Lionel Messi Mau Argentina Pertahankan Momentum

Argentina pada akhirnya melaju menuju perempat-final Copa America 2019 usai menghajar Qatar 2-0 di pertandingan terbaru Grup B, Senin (24/6/2019) pagi WIB. Kesuksesan ini juga membikin sang leader, Lionel Messi, bangga.

Lionel Messi memang tak menyarangkan goal mau pun assist pada pertandingan kali ini. Namun ia memainkan peran raksasa atas terciptanya goal ke 2 yang dicetak Sergio Aguero. Kendati begitu dia tak terlampau berpikir hal itu.

Yang terkrusial untuknya ialah Argentina sekarang telah balik lagi menuju performa paling bagusnya. Dia berharap apabila kesebelasannya bisa menjaga momentum kayak ini supaya senantiasa maju di Copa America.

“Kami melakoni laga yang amat bagus dan kemenangan ini amat fundamental untuk kami. Kami perlu berlaga sebagaimana ini, amat percaya diri dan rileks. Momentum ini yang mesti kami jaga dan lagi-lagi kami keluarkan di pertandingan berikutnya, ” tutur Messi sebagaimana ditulis Twitter resmi skuat, Senin (24/6/2019).

“Ketika laga telah usai, kesebelasan ini mesti masih tumbuh dan membenahi diri. Inilah peran laga sesungguhnya, ” lanjut superstar Barcelona itu.

Tak ketinggalan, bintang yang dijuluki La Puga ini jua memuji suport tiada henti yang diberi fan yang hadir langsung menuju Stadion Gremio. Untuknya, kemenangan ini tidak lepas dari andil fan Argentina yang terus kasih suport.

“Orang-orang terus menemani kami di mana juga kami berlaga. Hari ini mereka balik lagi menunjukkan kelasnya dan kami amat mengucapkan terima kasih untuk ini. Suport yang mereka beri amat berharga untuk kesebelasan ini, ” pungkas Lionel Messi.

Ince Desak Ole Kerja Sedikit lebih Keras di MU

Ince Desak Ole Kerja Sedikit lebih Keras di MU

Paul Ince, legenda Manchester United mendesak Ole Gunnar Solskjaer kerja sedikit lebih keras. Di dalam 4 laga terbaru The Red Devils, mereka 3 kali bertekuk lutut. 2 kekalahan diraih ketika menghadapi Wolverhampton Wanderers.

Telah unggul via goal Scott McTominay di menit ke-13, Wolves membuat kedudukan menjadi sama kuat via Diogo Jota di menit ke-25. Own goal Chris Smalling di menit ke-77 memastikan mereka mendapat 3 angka maksimal.

“Periode bulan madu bersama Ole jelas usai. Ia menyatakan saat ia mendapat job ini serta kini masanya buat kerja, ” tutur Paul Ince dikutip Football5star dari Goal.

Ince mengaku adanya perbedaan tuntutan kala tengah jadi manajer sementara dengan saat sudah permanen jadi juru tak-tik. Kala jadi manajer permanen, Ole bakal mendapat tuntutan yang sedikit lebih besar.

“Selalu terdapat lebih tak sedikit tuntutan di Kamu saat Kamu diberikan job secara permanen, ketimbang saat Kamu salah satu pelatih sementara. Ia paham jika ia bakal dianalisis serta disorot tiap-tiap kali mereka kehilangan angka, ” beber Ince.

Hasil negatif dari Wolves membikin tempat United pada papan klasemen digantikan dengan Chelsea. Mereka ada pada tempat keenam dibawah Chelsea. Ekspektasi mereka buat melaju menuju Liga Champions kampanye musim selanjutnya juga bakal makin sukar terjadi.

“Tekanan bakal menanjak, pastinya bakalan. Ia memiliki beberapa job yang mesti dikerjakan serta ia paham jika apabila tidak memasuki empat besar bakal menimbulkan sedikit lebih banyak pantauan kepadanya, ” tutur Paul Ince.

Milo: Arema Telat Panas

Milo: Arema Telat Panas

Juru tak-tik Arema FC, Milomir Seslija, menyatakan kesebelasannya telat memanas kala melawan Persela Lamongan pada Sabtu (9/3) sore. Di dalam laga lanjutan Piala Presiden 2019, Hamka Hamzah dkk harus puas menderita hasil 0-1 dari Laskar Joko Tingkir.

Pencapaian itu membikin kesempatan melaju Arema ke fase perempat-final menjadi sulit. Padahal, apabila dapat unggul melawan Persela, mereka bakal mengoleksi 6 poin sekarang. 3 poin pertama diraih kala menghajar Barito Putera.

“Saya harus jujur, seharusnya keyakinan diri kami naik sehabis unggul melawan Barito Putera. Namun pada laga itu malah sebaliknya, kami tidak berhasil total. Pemain-pemain anyar memperlihatkan karakter asli pada sisa sepuluh menit terakhir. Namun semua ini sudah terlambat, barisan defensif rival masih solid, ” tutur bekas juru tak-tik Persiba Balikpapan itu.

Di final melawan Persita, 3 angka merupakan satu-satunya jalan yang harus ditempuh utuk dapat amankan 1 posisi di 8 besar. Apabila seri atau bahkan menerima kekalahan, maka Milo cuma dapat berharap Barito Putera menerima kekalahan dari Persela Lamongan.

Sampai sekarang, Arema FC bertengger pada peringkat kedua klasemen sementara Grup E. Persela, yang menguasai pucuk, nyaris bisa dipastikan melaju sebab angka 6 punya mereka. Arema setidak-tidaknya dapat unggul tertinggal gol apabila bisa unggul besar pada Final.

“Arema membikin Persela bertransformasi menjadi kesebelasan yang baik. Gol Persela berawal dari blunder bintang Arema. Aku berpikir itu blunder terbanyak oleh kesebelasan yang aku latih,” katanya.

Van Dijk: Liverpool Layak Dapat Piala

Van Dijk: Liverpool Layak Dapat Piala

Pemain bertahan Liverpool, Virgil van Dijk, menganggap skuatnya layak memenangi gelar musim ini. Dia berkaca pada talenta The Reds bertarung di Liga Inggris serta Liga Champions.

Liverpool sekarang ada di posisi 2 klasemen Liga Inggris. The Reds terpaut 1 angka dari Manchester City di singgasana.

“Aku memiliki perasaan itu bakal sulit hingga penghujung musim, jadi kami bakal memberi seluruh yang kami punya. Mereka kemungkinan jua akan, serta lantas kita bakal mengetahui apa ini cukup, ” tutur Van Dijk pada Soccerway.

“Impianku ialah mengangkat gelar bareng Liverpool sebab Liverpool layak mendapat piala. Team saya hampir, tetap di dalam perlombaan, serta kami bakal berupaya hingga akhir. “

Di samping Liga Inggris, Liverpool jua tetap bertarung di Liga Champions. The Reds ada pada fase enam belas besar.

“Aku tak dapat memilih antar Liga Inggris serta Liga Champions, namun saya kira Liga Inggris bakal jadi sesuatu yang mengesankan. Khususnya musim ini sebab persaingannya sangat berat, namun rivalitas ini jua menunjukkan kemampuan kami. Ini cukup sial untuk kami jika City amat luar biasa sepanjang musim. Namun kami jua mengesankan. Saya kira ini sesuatu yang baik untuk dipandang orang-orang yang senang sepakbola. ”

“Aku mau mencapai setiap kemungkinan di dalam sepakbola. Saya mau mendapat segalanya dari diriku serta tak punya kekecewaan saat gantung sepatu, ” Van Dijk melanjutkan.

Napoli dan Juventus Serius Dekati Mauro Icardi

Napoli dan Juventus Serius Dekati Mauro Icardi

Napoli akan membuat Mauro Icardi menjadi bintang dengan gaji paling tinggi ke 2 di Serie A. Taktik itu datang seiring memburuknya koneksi antar suami Wanda Nara itu dengan Inter Milan.

Tuttomercato mengungkapkan, Napoli siap menebus 9 juta euro, ditambah bonus 2 juta serta menjadikan angka itu melebihi yang sudah diraih Gonzalo Higuain di AC Milan. Sampai sekarang, perundingan tengah berjalan dan tidak terdapat tanda-tanda tentang kontrak berlangsung.

Koneksi Icardi di Inter makin tak jelas usai friksi yang berlangsung antar Wanda Nara dengan dewan tim. Wanita yang jua berperan menjadi agen itu dituding memaksa sang suami menolak tawaran”rendah” Nerazzurri.

Beberapa waktu yang lalu, CEO Inter, Beppe Marotta, menuduh jika Wanda keberatan dengan tawaran pembaruan yang ditawarkan pihak tim. Tapi, tudingan itu begitu saja disanggah oleh Wanda yang mengakui bahwa ia belum mendapat tawaran apapun.

Kabar burung kepergian Icardi dari Inter makin merebak usai ban leader yang selama beberapa kampanye musim melingkar di lengannya, dicopot oleh sang juru tak-tik, Luciano Spalletti. Itu lantas diperparah dengan tak diikutsertakannya bekas bintang Sampdoria itu di partai tandang menuju kandang Rapid Wien.

Napoli kenyataannya bukanlah calon semata wayang pemilik anyar striker dari Argentina itu. Di kala bersamaan, Direktur Juventus, Fabio Paratici jua telah meluncurkan tawaran ke agen sang bintang buat mendatangkannya kampanye musim selanjutnya. Tawarannya serius, seperti dilansir Football Italia, Bianconeri merupakan satu-satunya klub Italia yang berani menjamin 110 juta euro demi tanda tangan sang bintang.

Karier Achmad Jufriyanto Bersama Kuala Lumpur FA Kini Sudah Berakhir

Karier Achmad Jufriyanto Bersama Kuala Lumpur FA Kini Sudah Berakhir

Berakhir sudah kebersamaan Achmad Jufriyanto bersama tim Malaysia, Kuala Lumpur FA. Dia dibuang oleh manajemen tim buat turnamen Liga Super Malaysia 2019.

Lewat Twitter Kuala Lumpur FA, mereka mengonfrimasi telah melepaskan Achmad Jufriyanto pada Jumat (15/2). Dewan tim serta pemain telah setuju berpisah usai bintang yang akrab disapa Jupe itu dihantam cedera berkepanjangan.

“Kuala Lumpur FA berterima kasih pada Achmad Jufriyanto yang sudah dilepaskan tim atas kontrak bersama, ” tulis tim di akun Twitter mereka, Jumat (15/2).

Jupe tak membela Kuala Lumpur di 2 pertandingan pertama Liga Super Malaysia 2019 kontra Pahang FA serta Johor Darul Takzim lantaran cedera lutut yang dialami semenjak Mei tahun kemarin. Manajemen lantas mengambil langkah pasti bersama membebaskannya.

Di musim kemarin pun penampilan pemain bertahan berusia 32 tahun ini terganggu cedera. Tidak ayal dia cuma mengoleksi 17 performa bareng tim ibukota Malaysia tersebut dalam seluruh turnamen.

Bintang berusia 32 tahun itu direkrut Kuala Lumpur saat musim kemarin. Saat itu dia pindah usai kesepakatan kontraknya bareng Persib Bandung berakhir. Sedangkan tim yang dilatih Fabio Maciel itu belum lama naik kasta menuju kasta paling tinggi sepak bola Malaysia.

Sekarang tidak terdeteksi ke mana bekas bintang Persib serta Sriwijaya FC itu bakal berlabuh. Namun sepertinya dia bakal balik lagi berkarier di Indonesia. Persib serta Persita Tangerang disebut menjadi tim tujuan Jupe berikutnya.

Bonucci Sebut Semua Suporter yang Mencemoohnya Sebagai Idiot

Bonucci Sebut Semua Suporter yang Mencemoohnya Sebagai Idiot

Sempat tidak ikut serta saat memperkuat Juventus kontra AC Milan di San Siro penghujung pekan silam, Leonardo Bonucci akhirnya balik lagi turun gelanggang kala Italia melawan Portugal di tempat yang serupa. Meski berbaju timnas, ia tenyata masih memperoleh cemooh melalui publik San Siro.

Bukanlah rahasia umum lagi apabila kiprah Bonucci di kandang Inter Milan serta Milan itu amat dinantikan publik. Sebab dia musim kemarin jadi bintang I Rossoneri sebelum akhirnya balik lagi menuju Juventus kampanye musim ini.

Keputusan kembali menuju Juve itu juga yang membikin banyak suporter Milan marah dan menghinanya kala di arena pertandingan. Namun pemain bertahan tangguh itu tidak diam saja saat memperoleh cibiran dari tribun. Dia malah menyerang balik semua fans dengan mengatakan mereka sebagai idiot.

“Selalu terdapat beberapa orang idiot di stadion dan itu lagi-lagi terjadi hari ini. Aku coba buat tak memikirkannya sebab aku terus yakin bersama kawan setim dan manajer. Inilah yang paling penting di arena pertandingan, ” tutur Bonucci pada Sky Sport Italia.

Adapun pertandingan Italia melawan Portugal kali ini finis dengan hasil seri tanpa goal. Bagi pemain bertahan 30 tahun itu, kesebelasannya telah berlaga cukup bagus selama 1 setengah jam.

“Kami coba memberi yang terbaik dan kami mengerjakannya pada babak ke 1 lewat penampilan yang mengesankan dengan membuat 3 peluang. Sehabis jeda kami lagi-lagi mengendalikan pertandingan, namun kami tidak begitu determinasi di dalam memberikan tekanan pada lawan,” ungkapnya.

Isco: Jangan Tangisi Ronaldo yang Sudah Tak Ada Di Klub

Isco: Jangan Tangisi Ronaldo yang Sudah Tak Ada Di Klub

Setelah ditinggalkan Cristiano Ronaldo menuju ke Juventus, Real Madrid terseok-seok di dalam melakoni kampanye musim 2018-2019.

Di balik rekor negatif 6 pertandingan tanpa hasil positif (lima hasil negatif pada antaranya), produktivitas goal jadi kabar burung kunci pada tim Real Madrid.

Real Madrid tertulis baru 13 kali membobol gawang rival melalui 9 pertandingan perdana keduanya pada Liga Spanyol kampanye musim itu.

Menjadi perbandingan, di dalam total laga yang serupa di musim kemarin, Los Blancos bisa mengumpulkan 18 goal.

Badai kecaman juga menerpa bintang-bintang Real Madrid atas pencapaian negatif yang mereka peroleh.

Juru tak-tik Julen Lopetegui serta bintang El Real dianggap tak bisa mengatasi lubang yang ditinggal dengan Cristiano Ronaldo.

Tapi, Isco keberatan pendapat itu. Seperti dilansir ia, alangkah apiknya apabila bintang Madrid yakin di kualitas sendiri dibanding menyesali bintang yang telah angkat kaki.

“Kami tak dapat mendapatkan jalan keluar di luar tim, ” tutur pemain berposisi gelandang depan tim nasional Spanyol ini menurut dilansir BolaSport. com melalui Marca.

“Kami memiliki banyak bintang berbakat. Jadi, rombongan saya tidak diperkenankan menyesali seseorang yang tak mau ada di sini, ” kata Isco melanjutkan.

Sedangkan Madrid seret goal, Ronaldo malah makin subur bersama Juventus.

CR7 tertulis telah mencatat 5 goal melalui 9 performa pada Liga Italia.

PSSI Tunjuk Dua Stadion Ini untuk Kandang Timnas Indonesia di Piala AFF 2018

PSSI Tunjuk Dua Stadion Ini untuk Kandang Timnas Indonesia di Piala AFF 2018

Tim nasional Indonesia bakal tampil dalam Piala AFF 2018 yang mulai berlangsung di delapan November hingga 15 Desember nanti serta sudah menyiapkan 2 stadion guna pertandingan kandang tim Garuda.

Tim nasional Indonesia masuk ke menuju di dalam Grup A Piala AFF 2018 bareng bersama Filipina, Singapura, Timor Leste, serta jawara tinggal Thailand.

Di edisi musim itu, tersedia transformasi format laga di fase grup kompetisi 2 tahunan itu.

Pada umumnya, AFF menunjuk satu dari sekian banyak negeri guna melakukan laga paruh penyisihan grup, namun kali itu tak.

Tiap-tiap negeri mencakup tim nasional Indonesia, diatur bakal menjalani 2 pertandingan tandang serta 2 pertandingan markas.
Guna pertandingan tandang, tim Garuda ini bakal melawan Thailand serta Singapura.

Di sisi lain, di pertandingan markas, tim nasional Indonesia bakal melawan Timor Leste serta Filipina.

Arena perdana yang diangkat dengan PSSI merupakan Stadion Kunci Semangat Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat.

SUGBK dipanggil disebabkan stadion berkapasitas 77 000 penggemar ini sesungguhnya terus jadi markas tim nasional Indonesia.

“Pertandingan markas tim nasional Indonesia pada Piala AFF 2018 bakal dimulai pada SUGBK, ” tutur Ratu Tisha Destria.

“Stadion opsi ke 2 jika SUGBK tak dapat ya rombongan saya mesti pindahkan pertandingannya menuju Stadion Pakansari, ” tutur Ratu Tisha Destria.

“Alasannya sebab satu dari sekian banyak verifikasi AFC yang terbaik ini merupakan Stadion Pakansari, ” tutur wanita yang bertahan pada Bintaro, Tangerang Selatan, itu.

Copyright cougarrenting.com 2019
Shale theme by Siteturner